Panduan Perjalanan Menuju Monumen Bajra Sandhi di Bali

Monica

Panduan Perjalanan Menuju Monumen Bajra Sandhi di Bali

Monumen Bajra Sandhi merupakan monumen bersejarah perjuangan rakyat Bali untuk merdeka dari penjajahan Belanda. Pada artikel ini, Anda akan belajar tentang panduan rute kami untuk mencapai Monumen Bajra Sandhi dari kamar hotel Anda ke setiap sudut kota.

Perhatikan bahwa ketika menggambarkan pertempuran dengan Belanda pada tahun 1906, Raja Badung secara harfiah adalah target duduk. Naik tangga spiral ke atas untuk pemandangan 360 derajat. Sebuah monumen di tengah kota Denpasar, dengan struktur megah yang menyerupai cincin doa atau “bajra” seorang pendeta Hindu Bali. Anda dapat menggunakan salah satu metro, bus, atau taksi serta mobil swakemudi untuk menanyakan cara mencapai Monumen Bajra Sandhi:

Tentang Arsitektur Monumental

Monumen Bajra Sandhi berbentuk persegi panjang dan mengikuti prinsip arsitektur “Tri Mandala”. yang Tri berarti tiga (3) dan Mandala berarti wilayah. Di tengah lantai dasar terdapat sebuah danau bernama Puser Tasik.

Madyaning Utama Mandala di lantai satu berisi 33 diorama, mirip dengan yang ada di Monumen Nasional di Jakarta, tetapi dengan fokus pada perjuangan masyarakat Bali. Diorama tersebut mencakup berbagai peristiwa dalam sejarah Bali, antara lain kerajaan Bali, masuknya agama Hindu, zaman Mayanah, penjajahan Belanda, dan perjuangan kemerdekaan.

Lantai dua adalah ruang meditasi dengan pemandangan kota Denpasar yang indah. Monumen Bajra Sandhi bertujuan untuk mengubah jiwa dan semangat masyarakat Bali menjadi perjuangan dan menggali, melestarikan, mengembangkan dan melestarikan budaya Bali untuk diabadikan sebagai modal bagi generasi mendatang untuk maju dan menginjak-injak dunia yang penuh. tantangan dan rintangan.

Baca Juga:  5 Tempat Makan Malam Romantis dan Terenak di Bali

Sejarah Monumen Bajra Sandhi

Monumen Bajra Sandhi dibangun pada tahun 1987 dan diresmikan pada tahun 2003, terdiri dari 33 diorama yang menggambarkan sejarah perjalanan prasejarah (300.000 SM), yang masih dikejar oleh manusianya, dan dari dasar alam hingga masa kemerdekaan (1950-1975), dimana pulau Bali berkembang di segala bidang seperti politik, ekonomi, dan sosial budaya.

Dengan mengetahui dan memahami sejarah, jiwa, dan semangat masyarakat yang berjuang dari waktu ke waktu, pengetatan semangat dan budaya diharapkan dapat meningkatkan pariwisata di Bali. Keberadaan konstruksi fisik erat kaitannya dengan makna falsafah agama Hindu, yaitu Yoni raksasa.

Monumen mungkin merupakan instrumen kolosal sementara bangunannya didasarkan pada yoni. Di sisi lain, Yoni Colossus menggambarkan kisah sengatan Mandhara Giri di Ksirarnawa, yang hilang dari bagian Adi Parwa (kitab Hindu). Dua filosofi mendukung monumen tersebut.

Yang pertama berkaitan dengan agama Hindu, menggambarkan simbol perempuan dari proses yoni, regenerasi, dan penciptaan. Yang kedua menceritakan kisah Gunung Mandara Giri di Ksirarnawa (Samudera Bima Sakti), bab pertama dari Mahabharata, sebuah epik India kuno.

Rute Mudah dan Lengkap untuk Mencapai Monumen Bajra Sandhi

Monumen Bajra Sandhi mudah diakses dan terletak di jalan utama di kawasan strategis, yang terletak tepat di tengah-tengah Alun-Alun Renon (selanjutnya disebut “Puputan Renon” lokal). Dapat dicapai dengan taksi atau skuter sewa, meskipun banyak pengunjung akan merasa lebih nyaman untuk mengunjungi monumen sebagai bagian dari Denpasar Bali City Tour.

Baca Juga:  Batur Natural Hot Spring, Wisata Favorit dengan Pemandian Air Panas di Bangli

Jika Anda tiba dari Sanur, hanya 15 menit dengan mobil untuk sampai ke sana. Namun, jika Anda datang dari sekitar Kuta atau Seminyak, dibutuhkan waktu 30 menit dengan mobil dan berjarak 15 km.

Apa yang dilihat?

Ceritanya tentang para dewa dan raksasa yang bersatu untuk “memutar” Gunung Mandara di Ksirarnawa dengan harapan dapat mengekstraksi Air Suci keabadian (Tirta Amerta). Lambang-lambang lain dari monumen tersebut mewakili tanggal yang diberikan oleh Jepang, 17 Agustus 1945.

Ini adalah 17 gerbang utama, delapan kolom, dan fakta bahwa monumen itu tingginya 45 meter (148 kaki). Naiki tangga ke puncak menara untuk mencapai ruang pandang 360 derajat. Kagumi pameran berputar di ruang pameran, yang sering kali dilengkapi dengan foto dan lukisan.

Tiket Masuk Monumen Bajra Sandhi

Mengunjungi Monumen Bajra Sandhi dikenakan tiket masuk Rp 30.000 untuk dewasa dan Rp 15.000 untuk anak-anak.

Lokasi Monumen Bajra Sandhi

Terletak di sebidang 4.900 meter persegi, di area luas halaman rumput hijau datar, kebun, dan pohon palem persegi seluas 14,4 hektar. Penduduk Denpasar mengunjungi alun-alun secara massal pada akhir pekan, terutama pada hari Minggu “bebas mobil”, memungkinkan para pelari dan pesepeda untuk menikmati ruang publik dengan sebaik-baiknya.

Monumen Bajra Sandhi terletak di Jl. Raya Puputan No.142, Denpasar, Bali, Indonesia.

Jam Buka Monumen Bajra Sandhi

Museum Bajra Sandhi dibuka untuk umum setiap hari tetapi tutup pada hari libur pemerintah dan hari raya Nyepi.

  • Senin sampai Jumat, dari 08:30 – 16:30
  • Sabtu & Minggu, dari 10:00 – 16:30.
Baca Juga:  Jelajahi Surga Bawa Laut Ajaib di Karangasem

Bagikan:

Rekomendasi